10 Linux OS Paling Populer Dan Banyak Diminati

Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lain pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

Nama “Linux” berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustaka umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

Nah sekarang sobat sudah tau kan kalau Linux itu sistem operasi gratis yang boleh dimodifikasi oleh siapa saja. Sampai saat ini di tahun 2016 Linux sudah bukan deretan kode-kode seperti komputer era 90an. Kini semua berkembang mengikuti jaman dan tampilannya pun tak kalah menarik dengan operating sistem berbayar. Berikut ini adalah 10 Linux OS Paling Populer Dan Banyak Diminati di Indonesia dan Dunia.

Ubuntu Desktop

1. Ubuntu

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasis Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “kemanusiaan kepada sesama“. Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.

 

Debian Desktop

2. Debian

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU (General Public License) dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

 

Arch Linux Desktop

3. Arch

Arch dikenal juga dengan ArchLinux atau Arch Linux adalah sebuah distribusi Linux untuk komputer i686 dan x86_64 yang didesain untuk menjadi ringan dan sederhana.

Pendekatan desain pengembang distro ini berfokus pada kesederhanaan, kebenaran program dan minimalisme. Kesederhanaan didefinisikan sebagai “tak perlu tambahan, modifikasi, atau komplikasi” sesuai sudut pandang pengembangnya, bukan sudut pandang pengguna.

Archlinux adalah sebuah Distribusi Linux berbasis binary, yang artinya, paket-paket aplikasi didistribusikan dalam bentuk telah terkompilasi.

 

openSUSE Desktop

4. openSUSE

openSUSE adalah sistem operasi komputer yang dibangun diatas kernel Linux. openSUSE dikembangkan secara independen, dengan dukungan komunitas melalui Proyek openSUSE yang disponsori oleh SUSE dan sejumlah perusahaan lain.

Tujuan Proyek openSUSE adalah untuk memperkenalkan penggunaan Linux di mana-mana dengan menciptakan distribusi Linux yang stabil dan ramah pengguna. openSUSE dapat digunakan sebagai sistem operasi untuk desktop dan server.

 

Linux Mint Desktop

5. Mint

Linux Mint adalah sistem operasi Linux yang merupakan suatu distribusi Linux dengan basis Debian dan Ubuntu, dengan Linux Mint Debian Edition (LMDE) sebagai suatu alternatif yang sepenuhnya berbasis Debian. Aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada Linux Mint. Walaupun inti dari Linux Mint adalah Ubuntu, Linux Mint hadir dengan tampilan yang berbeda dengan Ubuntu.

 

Feora Desktop

6. Fedora

Fedora sebelumnya bernama Fedora Core, kadang-kadang disebut juga dengan Fedora Linux adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter Fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7. Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi pioneer dalam penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan oleh Linus Torvalds.

 

CentOS Desktop

7. CentOS

CentOS (Community ENTerprise Operating System) adalah sebuah distribusi linux sebagai bentuk dari usaha untuk menyediakan platform komputasi berkelas enterprise yang memiliki kompatibilitas kode biner sepenuhnya dengan kode sumber yang menjadi induknya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL).

 

Elementary Desktop

8. Elementary

Elementary OS merupakan sebuah distro Linux berbasiskan Ubuntu. Distro ini menggunakan desktop manager-nya sendiri yang bernama Pantheon dan terintegrasi dengan aplikasi bawaan Elementary OS lainnya, seperti Plank (sebuah dock-bar berbasiskan Docky), peramban web Midori, dan Scratch (Teks editor yang sederhana). Distro ini menggunakan Gala sebagai Window Managernya, yang berbasiskan pada Mutter Windows Manager.

Distro ini pada awalnya bermula dari sepaket tema dan aplikasi-aplikasi yang ditujukan untuk Ubuntu, namun kemudian berubah fungsi menjadi sebuah distro Linux tersendiri. Sebagai turunan dari Ubuntu, distro ini kompatibel dengan repositori dan paket-paket milik Ubuntu. Distro ini juga menggunakan software center milik Ubuntu untuk menangani pemasangan dan pencopotan perangkat lunak, meskipun software center Elemetary sendiri sedang dalam pengerjaan. Tampilan antar mukanya dibuat agar terlihat intuitif bagi pengguna-pengguna baru tanpa menggunakan banyak sumber daya dan dengan desain yang serupa dengan sistem operasi OS X dari Apple.

 

Slackware Desktop

9. Slackware

Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro Linux senior, dan juga sebagai yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.

 

Kali Desktop

10. Kali

Kali Linux adalah distribusi Linux Debian yang diturunkan dan dirancang untuk keperluan digital forensik dan pengujian penetrasi hacking dan sebagainya. Kali sendiri dikelola dan didanai oleh Offensive Security Ltd, Mati Aharoni, Devon Kearns dan Raphaƫl Hertzog adalah pengembang inti. Kali Linux sangat tidak dianjurkan bagi yang baru mengenal atau menggunakan Linux.

 

Itulah 10 Linux OS Paling Populer Dan Banyak Diminati di Indonesia dan Dunia. Bukan hanya 10 tapi ada puluhan bahkan ratusan operating sistem berbasis Linux yang namanya belum mendunia dan itu bisa sobat lihat pada halaman resmi DistroWatch tempat berkumpulnya para pengembang Linux. Selain itu, Indonesia sendiri punya beberapa operating sistem Linux seperti Garuda OS dan BlankOn.

Tertarik menggunakan Linux ?

Artikel Terkait Yang Menarik :

elementary OS Linux Paling Mirip OSX elementary OS atau biasa disebut eOS adalah salah satu distro Linux terkemuka dan banyak digunakan orang saat ini karena tampilann...
Endless OS Linux Paling Ringan Endless OS adalah sistem operasi (OS) yang dirancang khusus untuk wilayah yang tidak terjangkau internet dengan segudang aplikasi ...
Cara Mudah Install Linux Menggunakan USB Flashdisk Selain menggunakan DVD original, Linux juga dapat diinstall dengan meudah melalui Flashdisk. Puluhan distro Linux kini sudah mendu...
Kali 2017.1 Telah Dirilis Salah satu distro Linux paling terkenal Kali kini sudah merilis versi terbaru mereka yaitu Kali 2017.1 dimana pada versi ini ada b...
Download Kali Linux 2016.2 Beberapa hari yang lalu Kali merilis versi terbaru dari operating sistem yang fokus untuk keamanan jaringan ini. Kali 2016.2 k...
Bagikan artikel ini ke : Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on Tumblr

SOGEL

Penjelajah internet dan pencari informasi terbaru mengenai kabar dunia teknologi. Membuat situs web adalah hobi dan kopi hitam kadalah minuman kesukaan saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *